GARA-GARA mengaku berasal dari keluarga miskin, pemberian beasiswa Bidik Misi untuk 15 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) angkatan 2010 dihentikan. Status kemahasiswaan para mahasiswa tersebut memang tidak diberhentikan, namun mereka kini berstatus mahasiswa reguler.
"Artinya mereka tetap harus bayar seperti yang diatur di Unpad," terang Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia dalam jumpa pers kepada wartawan di kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur, Selasa (24/5).
Dikatakan Ganjar, tahun 2010 Unpad mendapatkan kuota 500 mahasiswa penerima Bidik Misi yang dibiayai pemerintah pusat. Meski tidak merasa kecolongan atas temuan adanya mahasiswa kaya yang mengaku miskin, Ganjar mengaku perlu adaptasi untuk program Bidik Misi tersebut.
"Banyak hal yang perlu diadaptasi oleh Unpad. Jadi baru diketahui oleh kami, setelah mereka (15 mahasiswa, red) ini sudah menempuh dua semester," terangnya.
Mengenai sanksi, Ganjar mengatakan, hanya mengalihkan status penerimaan beasiswa saja. "Ada yang bilang pembiayaan yang dikeluarkan selama mereka menikmati Bidik Misi harus dikembalikan. Tetapi, kami rasa tidak perlu. Sudahlah kasihan anak-anak ini. Jadi kami hanya mengalihkan ke-15 mahasiswa ini menjadi mahasiswa reguler seperti lainnya," tuturnya.
Sebagai gantinya, Ganjar akan mencari mahasiswa lain dengan jumlah yang sama dan benar-benar berasal dari keluarga miskin. Antisipasi tahun 2011, pihaknya kemudian melakukan "operasi iseng". Tim dalam operasi ini diisi 25 orang yang melakukan kroscek/verifikasi kepada para calon penerima beasiswa Bidik Misi.
Tahun ini Unpad juga masih menerima kuota Bidik Misi bagi 500 mahasiswa. Saat ini, dari 915 calon mahasiswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan, terdapat 474 orang yang diproyeksikan akan mendapatkan beasiswa Bidik Misi. Peminat untuk Bidik Misi ke Unpad sendiri mencapai 6 ribu peserta. Sementara untuk verifikasi, saat ini masih terus berjalan.
"Dalam pertemuan dengan orangtua calon mahasiswa, saya katakan mari junjung kejujuran. Jika memang miskin, ayo bersama Unpad akan dibantu dan diberi Bidik Misi dari negara. Tetapi jika tidak miskin atau mengaku miskin, kita doakan bersama agar keesokan harinya memang dimiskinkan saja," terangnya dengan nada bercanda.
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110526110835&idkolom=tatarbandung
Sabtu, 28 Mei 2011
Rabu, 25 Mei 2011
Setelah Diverifikasi, Ternyata Ada Peserta Bidik Misi yang Mampu Secara Ekonomi
Program Bidik Misi tahun ini telah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya. Program yang dicanangkan pemerintah melalui Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan Nasional ini bertujuan untuk memberikan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai, tapi kurang mampu secara ekonomi.
“Namun dalam tahap pelaksanaannya, Unpad menemukan berbagai fakta di lapangan. Masih banyak orang yang mampu tapi mengaku tidak mampu. Hal ini sangat disayangkan, karena akan memotong kesempatan bagi anak yang benar-benar tidak mampu,” ungkap Rektor Unpad, Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA, dalam acara Jumpa Pers dengan Wartawan di Executive Lounge, Gedung I Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No.35 Bandung, Selasa (24/05).
Fakta yang ada, tambah Rektor didapatkan setelah Tim Verifikasi Bidik Misi dari Unpad melakukan pengecekan langsung ke rumah peserta Bidik Misi. Menurutnya masih ada calon peserta Bidik Misi yang ternyata tinggal di perumahan elite dengan rumah bertingkat, bahkan ada pula orang tua yang memiliki showroom mobil.
“Apakah layak, orang mampu menggunakan hak orang yang tidak mampu? Kita harap ke depan hal ini tidak terjadi lagi. Untuk itu Unpad mengambil sejumlah langkah agar bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan ini benar-benar sampai pada orang-orang yang tepat,” tegas Rektor yang juga didampingi oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Husein Hernadi Bahti dan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, dr. Trias Nugrahadi, Sp. KN.
Terkait hal tersebut, Unpad telah mengambil langkah dengan melakukan verifikasi terhadap peserta Bidik Misi yang lolos melalui SNMPTN Jalur Undangan. Pada Senin (23/05) lalu, kepada para orang tua/wali telah disampaikan bahwa peserta Bidik Misi yang lulus melalui SNMPTN Jalur Undangan diharuskan melengkapi persyaratan, yaitu menyerahkan Surat Keterangan Tidak mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat. Selain itu, syarat lainnya adalah menyerahkan fotokopi rekening listrik bulan terakhir dan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Dari 474 peserta Bidik Misi yang diterima melalui Jalur Undangan, sekitar 32 peserta telah direklarifikasi kemarin dan 19 di antaranya telah menyatakan diri (self declare) mampu secara ekonomi. Unpad masih memberikan toleransi kepada peserta Bidik Misi yang ternyata mampu untuk dialihkan ke Jalur Undangan non-Bidik Misi,” lengkap Prof. Ganjar.
Prof. Ganjar juga mengatakan bahwa verifikasi memang belum sepenuhnya dilakukan pada 474 mahasiswa Bidik Misi. Oleh karena itu, maka ia mengharapkan adanya kesadaran bagi para peserta dan orang tua yang memang mampu secara ekonomi, agar bisa memberikan kesempatan bagi siswa lainnya yang tidak mampu.
“Nyatanya, ada juga peserta yang lulus melalui SNMPTN Ujian Tertulis yang ternyata tidak mampu membayar, tapi ia tidak mendaftar ke program Bidik Misi. Ini terjadi bisa karena banyak hal. Salah satunya bisa jadi kurang tersosialisasinya para siswa dan orang tua, bahkan pula pihak sekolah, mengenai program ini,” jelasnya.
Kemudian ia menjelaskan bahwa Unpad tahun ini mendapatkan kuota 500 mahasiswa program Bidik Misi. Peserta Bidik Misi yang nantinya setelah reverifikasi menyatakan diri mampu secara ekonomi, akan berdampak pada berkurangnya jumlah peserta Bidik Misi yang lolos Jalur Undangan. Dengan demikian, sisa kuota Bidik Misi yang ada akan diberikan pada peserta dari SNMPTN Ujian Tertulis, yang tidak mampu secara ekonomi, dan juga akan diverifikasi terlebih dahulu.
Pada kesempatan yang sama, Edi Jaenudin, SE, MS.Ak yang pernah melakukan verifikasi mengatakan bahwa peserta Bidik Misi berasal dari berbagai daerah di Indonesia, baik itu di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, sampai dengan Sulawesi. Pada pertemuan dengan orang tua, Senin lalu ia mengakui banyak pula peserta dan orang tua yang tidak bisa hadir karena lokasi yang jauh dan membutuhkan biaya yang besar.
“Namun kami telah melakukan komunikasi pada para peserta yang tidak bisa hadir karena masalah finansial. Informasi mengenai berkas yang harus dipenuhi dan tata cara registrasi telah disampaikan,” katanya.
Namun, Rektor dan Pembantu Rektor Bidang Akademik kembali mengingatkan bahwa baik peserta SNMPTN Jalur Undangan dan Bidik Misi wajib melaksanakan registrasi administratif pada tanggal 31 Mei 2011 mendatang. Pada pukul 8.00 – 10.00 WIB di Gedung Balai Santika Unpad Jatinangor Jln. Raya Bandung-Sumedang KM.21 Jatinangor, Sumedang.
“Registrasi administratif tidak boleh diwakilkan! Peserta non Bidik Misi dan Bidik Misi harus melengkapi persyaratan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan,” tegas Rektor.
Minggu, 22 Mei 2011
Sabtu, 21 Mei 2011
Galeri Foto Mahasiswa Bidik Misi Unpad 2010 dalam Perayaan puncak Hardiknas dan Harkitnas di Jakarta 20 Mei 2011
Arofi eksis ... hehehe..
Gugun juga Eksis .. .. ... hehehe
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
Pidato Presiden RI Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono
Hiburan
Teh Dea Eksis . . . .
Arofi dan Padlun Fauzi
3 Serangkai hahahahaha
Egy Mode On.. .. ..
3 Serangkai Lagi . . . .
Gugun dan Adiknya . . . .
Coblos No 1 . . . . Bisa !!!
Rabu, 18 Mei 2011
Unpad Terima 874 Peserta Melalui Jalur Undangan
Universitas Padjadjaran menerima 874 pelamar dari 27.296 yang melamar melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 jalur undangan. Dari 874, sebanyak 490-nya merupakan kandidat penerima Bidik Misi. Humas Unpad Weny Widyowati mengatakan, Unpad masih melakukan verifikasi data siswa yang akan menerima Bidik Misi. Verifikasi dilakukan tim Unpad yang turun langsung ke tempat tinggal para kandidat penerima.
Unpad baru tahun ini membuka jalur undangan, oleh karena itu kami berhati-hati. Sebagai langkah awal, minimal kami membuka kuota 10 persen dari total penerimaan mahasiswa baru Unpad, sesuai ketentuan Kemendiknas.
Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ekonomi jurusan akuntansi merupakan dua program studi yang paling diminati pelamar SNMPTN jalur undangan Unpad. Sementara itu, untuk verifikasi calon Bidik Misi, Unpad menurunkan sekitar 25 orang untuk memeriksa kondisi calon mahasiswa.
Pihak Unpad, akan mengundang para orang tua atau wali calon mahasiswa yang diterima di SNMPTN jalur undangan untuk bersilaturahmi, pada Senin (23/5), pukul 14.00 WIB, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur, Kota Bandung.
Delegasi Mahasiswa Bidik Misi 2010 dalam Acara Perayaan Puncak Hardiknas dan Harkitnas bersama Presiden RI di Jakarta 20 Mei 2011
1. Padlun Fauzi Fakultas Sastra
2. Egi Nurohman Anwari Fakultas Teknik Geologi
3. Dea Arista Fakultas Ilmu Keperawatan
4. Ima Marlina Fakultas Pertanian
5. Gugun Gumilang Fakultas Ilmu Komunikasi
6. Fatimah Rahmawati Fakultas Farmasi
7. Arofi Yanuar Rahman Fakultas Teknologi Industri Pertanian
8. Hanan Nurul Aeni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
9. Irma Nurrahmawati Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
10. Nurlaela Fakultas Peternakan
(mohon maaf tidak bisa menampilkan foto)
Selasa, 17 Mei 2011
PENGUMUMAN SNMPTN 2011 – JALUR UNDANGAN
Rektor Universitas Padjadjaran UNPAD) mengucapkan selamat bagi para peserta SNMPTN jalur undangan yang telah dinyatakan diterima sebagai calon mahasiswa UNPAD tahun akademik 2011/2012.
Untuk selanjutnya kami mengundang kehadiran para orang tua calon mahasiswa pada acara Open House :
Hari,Tanggal : Senin, 23 mei 2011
Jam : 14.00 sd selesai.
Tempat : Aula Grha Sanusi Hardjadinata, Jl Dipatiukur no 35 bandung
Acara : 1.Informasi umum Universitas Padjadjaran; 2.Tatalaksana Registrasi.
Jam : 14.00 sd selesai.
Tempat : Aula Grha Sanusi Hardjadinata, Jl Dipatiukur no 35 bandung
Acara : 1.Informasi umum Universitas Padjadjaran; 2.Tatalaksana Registrasi.
Atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih
Bandung 17 mei 2011
Rektor,
Ttd
Prof. Ganjar Kurnia
Ayo calon Mahasiswa mahasiswa Bidik Misi 2011 ditunngu ya...
Langganan:
Postingan (Atom)

























